Estimasi Biaya Pengiriman
Rp7.200 - Rp20.000
Promo GRATIS ONGKIR* ke Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Bali, Jambi, Lampung, Sumatera Selatan, Sumatera Utara dengan minimum pembelian Rp400.000. Lihat selengkapnya
Penggunaan lapisan pelindung seperti IRIS OHYAMA Shatterproof Film berfungsi menahan serpihan kaca tetap pada tempatnya saat terjadi benturan keras atau gempa. Mekanisme retensi ini mencegah hamburan beling tajam yang berpotensi melukai karyawan atau mengkontaminasi jalur produksi, meminimalisir downtime operasional akibat kecelakaan kerja.
Aplikasi film dekoratif seperti 3M Scotch Tint Frost Black SH2FRBKX A3 menawarkan fleksibilitas desain tanpa perlu membongkar kaca eksisting. Solusi ini jauh lebih efisien secara biaya dan waktu instalasi, sekaligus memberikan privasi visual instan tanpa menghalangi transmisi cahaya sepenuhnya, menjaga ruangan tetap terang.
Varian ini dirancang untuk menolak energi matahari. Produk seperti "3M Sun Control Window Film" bekerja dengan cara memantulkan atau menyerap radiasi inframerah (IR) dan ultraviolet (UV) sebelum menembus kaca. Penggunaan film ini secara signifikan mengurangi beban pendinginan (cooling load) pada sistem HVAC gedung dan mencegah pemudaran warna (fading) pada furniture interior akibat paparan UV.
Fokus utama tipe ini adalah keselamatan fisik. Produk seperti "IRIS OHYAMA Shatterproof Film" dan "Nitoms Glass Scattering Prevention Sheet" memiliki ketebalan mil (millimeter) yang lebih besar dan perekat yang lebih agresif dibandingkan film standar. Fungsinya adalah menahan serpihan kaca agar tetap menyatu pada lembaran film saat terjadi benturan keras atau gempa bumi, meminimalisir risiko cedera akibat pecahan kaca yang tajam.
Untuk kebutuhan estetika atau privasi visual tanpa menghalangi cahaya sepenuhnya, digunakan film tipe frosted atau sandblast. Contoh spesifiknya adalah "3M Scotch Tint Frost Black", "Frost Gray", atau "Frost Bronze". Film ini mengubah kaca bening menjadi translusen, ideal untuk partisi ruang rapat atau area privat. Ada pula "NAKAGAWA CHEMICAL Film" yang menawarkan variasi warna solid untuk elemen desain grafis pada kaca.
Berbeda dengan solar control, tipe ini fokus pada pencegahan hilangnya panas dari dalam ruangan ke luar, terutama di iklim dingin. "FROST KING Window Insulation Kit" adalah contoh produk yang menciptakan lapisan udara statis (air gap) tambahan di depan kaca untuk meningkatkan nilai insulasi termal.
Persentase cahaya tampak yang diteruskan. Film gelap memiliki VLT rendah (misalnya 5-20%), sedangkan film bening memiliki VLT tinggi (di atas 70%).
Metrik paling komprehensif untuk mengukur kemampuan penolakan panas. Semakin tinggi angka TSER, semakin efektif film tersebut menjaga ruangan tetap dingin.
Untuk keperluan keamanan (safety), ketebalan minimum yang disarankan biasanya berkisar antara 4 mil hingga 15 mil. Produk "Nitoms Disaster Prevention Film" dirancang khusus dengan spesifikasi kekuatan tarik yang memadai untuk mitigasi bencana.
Menggunakan pigmen warna pada lapisan polyester. Varian ini, seperti beberapa jenis "Non Brand Stiker Kaca", umumnya lebih ekonomis dan memberikan privasi visual yang baik. Namun, kemampuan penolakan panasnya terbatas hanya pada penyerapan panas, bukan pemantulan, dan warnanya cenderung pudar seiring waktu.
Mengandung partikel logam mikroskopis (seperti aluminium atau nikel). Produk seperti "3M Scotch Tint Frost Silver" memiliki karakteristik reflektif yang sangat baik dalam memantulkan panas matahari. Kelemahannya adalah potensi interferensi terhadap sinyal radio atau seluler di dalam ruangan.
Teknologi mutakhir yang menggunakan partikel keramik non-konduktif. Tipe ini memiliki kemampuan penolakan panas inframerah yang superior tanpa efek cermin dan tidak mengganggu sinyal, serta memiliki durabilitas warna yang sangat stabil.
Efektivitas Kaca Film sangat dipengaruhi oleh teknik pemasangan. Proses ini umumnya menggunakan metode basah (wet application) dengan larutan air sabun khusus untuk memposisikan film sebelum perekat mengering.
Kaca harus bebas dari debu, minyak, atau residu perekat lama. Penggunaan alat pengikis (scraper) khusus kaca mungkin diperlukan untuk mengangkat kotoran membandel.
Pada pemasangan film keamanan (safety film), celah antara film dan bingkai jendela harus diberi sealant struktural. Hal ini memastikan bahwa jika kaca pecah, seluruh lembaran kaca tetap terikat pada bingkai bangunan dan tidak jatuh utuh (pop out).
Setelah pemasangan, film membutuhkan waktu curing atau pengeringan total (bisa mencapai 30 hari tergantung ketebalan) agar perekat berikatan sempurna dengan kaca. Selama masa ini, dilarang membersihkan kaca dengan cairan pembersih.
Loading chat box
please wait...
Anda bisa chat secara langsung dengan
Customer Support kami untuk bertanya
Stok produk,
Pesanan,
Pembayaran,
Pengiriman,
Faktur Pajak,
Pengembalian Barang & Garansi atau kunjungi
Pusat Bantuan Kami




